Oleh:
KH. Dahawanen, S.H.,M.H., C.FLS
Direktur Al Lathif Islamic School, Bandung Indonesia
PENANEWS.WEB.ID
Janji Kehidupan
Jika kamu berbuat baik (berarti) kamu berbuat baik untuk dirimu sendiri. Dan jika kamu berbuat jahat, maka (kerugian kejahatan) itu untuk dirimu sendiri.....(Al-Isra', Ayat 7). Beruntunglah bagi orang-orang yang selalu melakukan kebaikan dan memberi manfaat untuk orang lain.
Yang memberi siap-siaplah akan menerima. Yang suka menolong pasti ditolong. Yang memberi kemudahan pasti dimudahkan. Begitu pula sebaliknya. Inilah janji kehidupan yang tersembunyi bagi banyak orang. Bukan karena tidak melihat kebenaran janji ini, tapi lebih karena banyak yang tidak mempercayainya. Karena itu banyak orang lebih berbahagia menerima daripada memberi, lebih suka ditolong daripada menolong.
Hidup hanya berpusat kepada kesenangan diri sendiri. Saat melakukan sesuatu untuk orang lain, sebenarnya sedang menanam sesuatu untuk dipanen sendiri. Maka yang cerdas hanya akan menanam kebajikan. Ini sebuah rahasia kehidupan untuk hidup yang penuh barokah.
Emosi
Si pemarah menimbulkan pertengkaran, dan orang yang lekas gusar, banyak pelanggarannya. Semua manusia pasti punya emosi tapi tidak semua manusia punya kemampuan untuk mengendalikan emosinya. Kebanyakan manusia malah tergolong mudah tersulut emosinya. Ini yang disebut dengan kaum sumbu pendek. Pesan moral: Janganlah mudah terpancing emosi supaya Anda tidak menyesal kemudian. Emosi hanya nikmat sesaat tapi kerugiannya berkepanjangan.
Seseorang yg merasa dirinya tidak dilayani dengan baik oleh pelayan restoran, langsung emosi dan mengambil keputusan untuk tidak jadi makan. Dia rugi karena tidak bisa menikmati makanan kesukaannya. Seseorang yg merasa terhalang mobilnya oleh mobil lain ketika mau keluar dari tempat parkir langsung mencari tukang parkir dan kemudian marah-marah kepada tukang parkir tersebut. Tukang parkir yg tersinggung karena dimarahi, melakukan pembalasan dengan cara meninggalkan si pemilik mobil dengan begitu saja. Pemilik mobil harus menunggu sekian lama sampai pemilik mobil yamg menghalangi tiba. Padahal kalau si tukang parkir membantu maka lebih cepat masalah bisa teratasi.
Sebuah mobil menyalib mobil di depannya secara tiba-tiba. Pengendara mobil yang disalib kaget dan langsung emosi. Spontan dia berteriak dan memaki dengan menyebutkan nama hewan. Yang dimaki tidak terima, dia menghentikan mobilnya, turun dan kemudian memukul orang yg memakinya. Terjadi perkelahian, luka dan akhirnya masuk rumah sakit. Ada banyak kerugian yg harus diderita ketika emosi tidak bisa dikendalikan. Dan biasanya, penyesalan selalu timbul belakangan. Penyesalan yg sia-sia karena sudah menderita kerugian terlebih dahulu.
Kiat-Kiat Agar Tegar Menghadapi Cobaan
Sadarlah bahwa Anda tidak sendirian, ada Allah bersama Anda. Ingatlah bahwa di balik takdir Allah pasti ada hikmah yang indah. Tidak ada yang dapat memberi kebaikan dan menyelamatkan dari keburukan kecuali Allah, maka janganlah menggantungkan harapan kecuali kepadaNya. Apapun yang ditakdirkan menimpamu; ia tidak akan meleset darimu. Dan apapun yang ditakdirkan meleset darimu; ia tidak akan dapat menimpamu.
Ketahuilah hakekat dunia, maka jiwa Anda akan menjadi tenang. Berbaik sangkalah kepada Rabb Anda. Pilihan Allah untuk Anda, itu lebih baik daripada pilihan Anda untuk diri Anda sendiri. Cobaan yang semakin berat, menunjukkan pertolongan Allah semakin dekat. Jangan pikirkan bagaimana datangnya pertolongan Allah, karena jika Allah berkehendak, Dia akan mengaturnya yang cara yang tidak terlintas di akal manusia. Anda harus berdoa meminta kepada Allah, yang di tangan-Nya ada kunci-kunci kemenangan.
Kalau kita perhatikan, kebanyakan prinsip di atas mengaitkan kita dengan Allah ta’ala. Karena memang manusia itu makhluk lemah, dan dia tidak akan menjadi kuat kecuali jika mendapatkan suntikan kekuatan dari luar, dan tidak ada yang mampu memberikan kekuatan seperti Allah azza wajalla. Dari sini, kita juga bisa memahami, mengapa semakin orang dekat dengan Allah, semakin kuat pula jiwanya.. dan mengapa semakin kuat akidah seseorang, semakin kuat pula kepribadiannya.

Posting Komentar